Showing posts with label Tutorial Photoshop. Show all posts
Showing posts with label Tutorial Photoshop. Show all posts

Saturday, 10 September 2016

Penjelasan tentang Tool pada Photoshop Lengkap

Pada kesempatan ini saya akan menjelaskan tentang nama dan penjelasan tentang Tool yang ada pada Photoshop .




Menu File
New      : Memulai lembar kerja baru.
Open     : Membuka dokumen PSD ataupun file Image.
Save      : Menyimpan dokumen dengan format sebelumnya.
Save As : Menyimpan dokumen dengan format baru.
Save For Web & Devices: Menyimpan serta mengecilkan ukuran image sehingga menjadi terkompres.

Menu Edit
Transform: Mengelola/merubah bentuk layer (rotate, flip, Scale, Distort, Skew, Perspective, Warp).

Menu Image 
Adjustments  : Mengelola/mengedit dan menyesuaikan level, color, brightness, contrast.
Image Size    : Mengelola besar image/foto dalam satuan, misal pixel.
Canvas Size  : Mengelola ukuran kanvas/lembar kerja.

Menu Filter 
Efek               : Blur, Noise, Pixelate, Render, Sharpen.
Filter Gallery : Artistic, Brush Strokes, Distort, Sketch, Stylize, Texture. Addons & Plugins

Menggunakan Panel Dock 
Terletak disebelah kanan dari Workspace, melalui panel inilah sobat mengelola dan mengedit foto. Secara default, tiga panel akan muncul yakni Layers, Adjustments dan Styles.

Bekerja dengan Layer 
Layer merupakan lapisan yang berfungsi sebagai tempat objek, bisa diibaratkan sebagai kanvas atau lapisan... Dengan adanya Layers, memungkinkan Anda untuk mengedit sebuah objek tanpa mengganggu objek yang lain Sebagai contoh, jika Anda sedang mengedit gambar 1 maka gambar 2 tidak akan terpengaruh. Penjelasan lengkap tentang Layer .

Menggunakan Alat-alat (Tools)

Selection Tool
Move Tool : Shortcut (V), gunakan ini untuk memindahkan/menggeser posisi layer dalam satu lembar kerja maupun ke lembar kerja lain..

Rectangular Marquee Tool : Shortcut (M), gunakan ini untuk seleksi objek yang berbentuk kotak. Klik kanan pada icon ini untuk melihat sub tool-nya .

Eliptical Marquee Tool: Shortcut (M), gunakan ini untuk seleksi objek yang berbentuk lingkaran seperti lingkaran mata, ban mobil, dll.

Lasso Tool: Shortcut (L), gunakan ini dengan cara klik dan tarik untuk membuat area yang akan diseleksi. Hasil seleksi terbentuk sesuai dengan gerakan mouse yang dibuat.

 Polygonal Lasso Tool: Shortcut (L), hampir sama dengan Lasso Tool namun hasil seleksi  terbentuk dari titik-titik klik point yang dibuat.

Magnetic Lasso Tool: Shortcut (L), digunakan untuk menyeleksi objek dengan bentuk bebas, cara kerja alat ini adalah menempel pada tepi objek yang akan dipotong ketika mouse bergerak mengelilingi tepian objek, selama proses seleksi alat ini membentuk titik-titik penghubung seleksi.


 Magic Wand Tool: Shortcut (W), gunakan ini untuk menseleksi area yang berwarna sama.  Misal, jika kita klik pada area yang berwarna merah maka area yang tersambung dengan  warna yang sama akan terseleksi.


Crop & Slice Tool

 Crop Tool: Shortcut (C), gunakan ini untuk memotong. Pemotongan akan mengubah bentuk  dimensi lebar dan tinggi lembar kerja ataupun foto/gambar.


 Slice Tool: Shortcut (C), gunakan ini untuk memotong bagian foto/gambar menjadi bagian- bagian frame yang lebih kecil.



Slice Select Tool: Shortcut (C), gunakan ini untuk memilih potongan pada sebuah desain yang telah dipotong sebelumnya dengan menggunakan slice tool.

Annotation, Measuring & Navigation Tool

Eyedropper Tool: Shortcut (I), gunakan ini untuk mengambil sample warna dari foto/gambar yang nantinya foreground color pada toolbox akan berubah sesuai dengan sample warna yang diambil.

 Ruler Tool: Shortcut (I), gunakan ini untuk mengukur dimensi lebar (x) tinggi. tool ini biasanya digunakan untuk mengukur lebar (x) tinggi pada desain web seperti tabel, header, content, sidebar, footer dll.

Note tool: Shortcut (I), gunakan ini untuk memberi catatan/pesan sebagai pengingat pada hasil desain yang telah di buat.


Hand Tool: Shortcut (H), gunakan ini untuk menggeser dengan cara drag & drop bidang foto/gambar jika kondisi gambar sedang di perbesar.


Zoom Tool: Shortcut (Z), gunakan ini untuk memperbesar/memperkecil jarak pandang foto/gambar.


Retouching Tool

 Spot Healing Brush: Shortcut (J), gunakan ini untuk menghapus noda, bintik-bintik pada foto/gambar. Alat ini sering digunakan untuk menghilangkan jerawat serta menghaluskan wajah.

 Patch Tool: Shortcut (J), gunakan ini untuk memperbaiki foto yang memanfaatkan pola yang terdapat pada foto dengan cara menyeleksi kerusakan area dan menarik seleksi tersebut diatas pola target untuk menutupi area kerusakan.


Red Eye Tool: Shortcut (J), gunakan ini untuk menghilangkan warna merah pada mata yang disebabkan oleh pantulan lampu flash kamera ketika jepretan foto dalam keadaan gelap/malam..


Clone Stamp Tool: Shortcut (S), gunakan ini untuk mengambil sample tekstur dengan menekan alt+klik dari sebuah area foto/gambar yang kemudian dijiplak untuk dilukiskan pada bagian foto lain. Tool ini sering digunakan untuk menghilangkan objek yang dianggap tidak penting pada foto.


Pattern Stamp Tool: Shortcut (S), gunakan ini untuk melukis foto dengan menggunakan texture dari pattern yang ada di Photoshop. 



Eraser Tool: Shortcut (E), gunakan ini untuk menghapus bagian foto/gambar dalam satu layer.




Background Eraser Tool: Shortcut (E), sama seperti Eraser Tool namun area yang terhapus menjadi transparan.



Magic Eraser Tool: Shortcut (E), gunakan ini untuk menghapus area yang memiliki karakter warna serupa pada foto/gambar.



Blur Tool: gunakan ini untuk menyamarkan area tertentu pada foto/gambar. Teknik blur ini juga bisa digunakan untuk menghaluskan wajah.



Sharpen Tool: gunakan ini untuk menajamkan area tertentu pada foto/gambar.



Smudge Tool: gunakan ini untuk menggosok/mencoreng area tertentu seakan foto berkesan seperti diberi sapuan jari telunjuk diatas sebuah lukisan.


 Dodge Tool: Shortcut (O), gunakan ini untuk memberi efek highlights pada area foto sehingga area tersebut tampak lebih cerah.Dodge Tool: Shortcut (O), gunakan ini untuk memberi efek highlights pada area foto sehingga area tersebut tampak lebih cerah.


Burn Tool: Shortcut (O), kebalikan dari Dodge, tool ini digunakan untuk menggelapkan warna foto dengan memberikan efek shadow.



 Sponge Tool: Shortcut (O), gunakan ini untuk mengubah tingkat saturation pada area tertentu.



Painting Tool


 Brush Tool: Shortcut (B), gunakan ini untuk melukis dengan goresan kuas.







History Brush Tool: Shortcut (Y), gunakan ini untuk melukis dengan menggunakan snapshot.


Art History Brush Tool: Shortcut (Y), sama dengan History Brush Tool namun dengan model artistik tertentu.



Pencil Tool: Shortcut (B), gunakan ini untuk melukis dengan efek goresan pensil.




Gradient Tool: Shortcut (G), gunakan ini untuk mengecat daerah dengan perpaduan dua warna gradient atau lebih.

 Paint Bucket Tool: Shortcut (G), gunakan ini untuk mewarnai layer.


Drawing Tool




Path Selection Tool: Shortcut (A), gunakan ini untuk menyeleksi bagian yang dibuat dengan menggunakan Pen Tool.



Horizontal Type Tool: Shortcut (T), gunakan ini untuk membuat teks horizontal. Klik kanan untuk memilih sub tool, Vertical Type Tool untuk membuat teks vertical dan Type Mask Tool untuk membuat teks dalam bentuk seleksi.


Pen Tool: Shortcut (P), gunakan ini untuk menggambar. Tool ini juga bisa digunakan untuk menyeleksi objek. Klik kanan untuk memilih sub tool.


Menggunakan Shortcut
  • Ctrl+C (copy) 
  • Ctrl+V (paste) 
  • Ctrl+D (menghilangkan garis seleksi) 
  • Ctrl+Z (Undo) 
  • Ctrl+Shift+N (New Layer) 
  • Ctrl+Shift+C (Copy Merged) 
  • Ctrl+Alt+Shift+K (menampilkan daftar shortcut)
Demikian Penjelasan tentang Tool pada  Photoshop Lengkap , Semoga bermanfaat .
jangan lupa share artikel diatas 
Terimakasih :)

Saturday, 13 August 2016

Penjelasan tentang Layers Photoshop

Assalamualaikum wr. wb

Selamat berjumpa kembali . bagaimana kabar kalian? semoga sehat selalu dan masih diberi kesempatan untuk bertobat dan belajar untuk menjadi yang terhebat .hehee
Pada kesempatan ini saya akan menjelaskan tentang Layers pada Photoshop.
oke langsung saja berikut penjelasannya ...

Layer merupakan lapisan yang berfungsi sebagai tempat objek, bisa diibaratkan sebagai kanvas atau lapisan... Dengan adanya Layers, memungkinkan Anda untuk mengedit sebuah objek tanpa mengganggu objek yang lain Sebagai contoh, jika Anda sedang mengedit gambar 1 maka gambar 2 tidak akan terpengaruh.

Anda dapat mengatur komposisi layers dengan cara mengubah atribut dan urutan layers. Sebagai tambahan, corak khusus seperti adjustment layers, fill layers, dan layers style dapat diterapkan untuk memberikan efek khusus pada layers tersebut Untuk lebih jelasnya, perhatikan gambar di bawah.

gambar ilustrasi layer 1+2

Pengaturan pada Layer Photoshop

Layer Properties
Berikut ini keterangan dari Layer Properties serta fungsi - fungsinya :

A. Link 
Digunakan untuk membuat agar bisa mengelompokkan banyak layer sekaligus. Cara memakainya dengan memilih nama-nama layer yang diinginkan (dengan Shift + Klik), kemudian klik icon ini.

B. Layer Style 
Digunakan untuk membuat layer yang berfungsi seperti menu Layer > Layer style.

C. Add Layer Mask 
Digunakan untuk menutup/melindungi sebagian/seluruh lapisan gambar dari proses pengeditan.

D. New Adjustment Layer 
Digunakan untuk membuat layer yang berfungsi sebagai pengubahan warna. Perbedaannya kalau menggunakan menu Image > Adjustment bisa dibaca artikel tutorial yang ini.

E. Layer Group 
Digunakan untuk mengelompokkan beberapa layer menjadi suatu kumpulan layer, agar mempermudah proses pekerjaan yang menggunakan banyak sekali layer.

F. New Layer 
Digunakan untuk membuat layer baru yang kosong, ataupun untuk membuat duplikat
layer. Untuk membuat duplikat layer, lakukan dengan cara menggeser nama layer ke icon ini.

G. Delete Layer
Digunakan untuk menghapus layer. Aktifkan layer yang ingin dihapus, kemudian klik icon ini. Dalam Photoshop versi CS2, bisa juga dilakukan hanya dengan mengaktifkan layer kemudian tekan tombol Delete pada keyboard (ini belum bisa dilakukan jika Anda menggunakan Photoshop versi sebelumnya).

H. Layer Blending Option 
Digunakan untuk mengatur proses yang terjadi pada pixel-pixel layer terhadap layer yang ada posisinya berada dibawahnya.

I. Image Adjustment Layer 
Ini menunjukkan sebuah gambar layer yang merupakan pengaturan warna.

J. Layer Thumbnail
Ini adalah tampilan gambar kecil dari gambar asli Anda. Jika layer merupakan sebuah tulisan atau text, maka gambar tampilannya adalah sebuah huruf T. Layer ini juga menunjukkan bahwa layer ini adalah layer yang dalam kondisi aktif atau terpilih. Layer yang sedang aktif akan mempunyai warna yang berbeda dengan layer yang tidak aktif. Tiap sebuah layer bisa mempunyai nama yang berbeda beda. Secara default, Photoshop akan membuat layer dengan nomor yang berurutan. Nama layer ini bisa diganti dengan cara melakukan klik 2 kali pada nama layernya, kemudian Anda tinggal mengetikkan nama yang diinginkan. Namun saat melakukan klik 2 kali, harus tepat pada nama layernya, karena kalau tidak, maka kita justru masuk ke pengaturan Layer Style. Jika klik 2 kali dilakukan pada thumbnail text layer, maka kita akan langsung membuat blok pada layer tulisan tersebut. Anda juga bisa menyeleksi layer dengan melakukan klik kanan pada thumbnail layer kemudian memilih Layer Transparency. Atau dengan melakukan Ctrl + klik pada thumbnail layer.

K. Eye Ball / Visibility 
Digunakan untuk mengatur tentang tampil atau tidaknya sebuah layer yang sedang Anda kerjakan dengan Photoshop. Cara pakainya, dengan melakukan klik pada icon tersebut.

L. Palette Menu
Icon ini digunakan untuk menampilkan pilihan menu palet. Menu palet ini berhubungan dengan fungsi palet yang sedang Anda tampilkan.

M. Opacity 
Digunakan untuk mengatur tingkat transparansi layer. Semakin kecil nilai prosentasenya, maka layer/gambar Anda akan semakin transparan.

N. Fill Opacity 
Digunakan untuk mengatur tingkat transparansi layer. Namun tidak sama dengan Opacity, karena Fill ini tidak mengatur bagian yang merupakan Layer Style. Jadi pilihan Fill ini akan bermanfaat jika Anda juga menerapkan Layer Style.

O. Layer Style option 
Gambar icon F pada layer ini menunjukkan bahwa pada layer ini terdapat efek Layer Style, sementara gambar segitiga di sebelah kanan ini digunakan untuk menampilkan atau tidaknya informasi detil Layer Style yang digunakan.

P. Locked layer 
Gambar icon gembok (maksudnya kunci) ini menunjukkan bahwa layer ini dalam kondisi terkunci. Biasanya gambar dengan ekstension .jpg akan mempunyai layer background yang selalu terkunci. Untuk membuka kunci pada layer background ini, caranya dengan melakukan klik 2 kali pada layer tersebut, kemudian klik OK pada kotak dialog yang muncul.

Demikian Penjelasan tentang Layers Photoshop .
Semoga bisa membantu anda dalam menggunakan Photoshop .
Terimakasih

Friday, 26 September 2014

Belajar Style dan Efek Filter pada Photoshop

Setelah menulis Brush dan Gradient pada Photoshop, sekarang saya akan menulis Style dan Efek Filter pada Photoshop. Setidaknya semua komponen yang ada pada Photoshop anda harus mengetahuinya dan mahir menggunakannya, baiklah tanpa banyak basa-basi lagi silahkan anda baca dan pelajari apa yang saya tulis tentang sytle dan efek filter pada photoshop

Gambar Logo SoftwarePlayers

1. STYLE
Style adalah alat pada Photoshop dengan spesial efek yang dapat digunakan secara mudah dan cepat atau bisa dikatakan instant. Dengan satu klik sebuah gambar yang sedang dikerjakan atau diedit berubah dengan efek-efek yang dimiliki oleh Style. Photoshop sendiri telah menyediakan beberapa style yang dapat anda gunakan, namun anda juga dapat menambahkannya sendiri.

A. Menggunakan Style
- Pertama, buka software Photoshop
- Lalu open gambar yang akan diedit, saya menggunakan logo softwareplayers. Anda juga dapat menggunakannya untuk belajar style
- Hapus background gambar menggunakan Magic Eraser Tool, klik tepat dibagian yang berwarna putih

Gambar setelah background putih dihapus

- Setelah itu, pilih menu style disebelah menu anjustment (saya beri kotak kuning pada gambar dibawah)
- Klik style yang ingin anda gunakan untuk memberi efek pada gambar, cobalah satu persatu.

Gambar logo yang diberi efek style

B. Menambahkan Style
- Pertama download style dari situs yang menyediakan
- Anda dapat search Google "Download style Photoshop"
- Simpan file style yang telah anda download
- Pilih menu style seperti sebelumnya
- Klik icon bergambar arah bawah disebelah kanan menu style
- Pilih Load Styles...
- Open style yang telah anda simpan
- Atau anda klik pada style yang sudah disediakan Photoshop pada kotak yang saya beri garis merah, klik kiri lalu pilih append (menambahkan)

Gambar cara menambahkan style

2. EFEK FILTER
Efek Filter adalah efek-efek yang telah disedikakan photoshop, hampir sama dengan style namun efek filter lebih fokus pada satu efek saja misalkan blur, sketch dan lain-lain. Cara menggunakannya akan saya jelaskan, silahkan dibaca
- Buka software Photoshop
- Open gambar yang akan diedit, saya masih menggunakan logo software players
- Lalu hapus bakcground yang berwarna putih seperti sebelumnya
- Pilih Filter dibagian toolbar, lalu pilih efek yang saya beri kotak kuning
- Anda dapat mencobanya satu persatu

Gambar cara menggunakan fefek filter

Gambar yang telah diberi beberapa efek filter sekaligus

Sekian dari saya, terimakasih telah berkunjung semoga artikel ini bermanfaat. Sempatkanlah berkomentar, terus belajar dan berkarya. Salam sukses!

Belajar Brush dan Gradient Pada Photoshop

Setelah beberapa teknik dasar saya tuliskan untuk dipelajari, sekarang saya akan menulis tentang Brush dan Gradient pada photoshop. Apa itu brush dan Gradient? Saya akan segera menjawabnya, silahkan anda baca dan pelajari

1. BRUSH
Brush Tool adalah alat pada Photoshop yang digunakan untuk membuat suatu bentuk bebas maunpun yang sudah tersedia untuk objek tertentu. Pada Photoshop sendiri sudah tersedia beberapa brush yang bisa anda gunakan, namun anda dapat menambahkannya sendiri dengan mendownload dan meloadnya ke kotak dialog brush.

A. Menggunakan Brush
- Buka Photoshop, buat file baru atau buka gambar
- Pilih Brush Tool
- Klik kotak yang saya beri garis kuning
- Pilih brush yang anda inginkan
- Lalu atur besar kecilnya ukuran dengan klik kanan pada layer
- Klik kiri untuk menggunakan dan membuat bentuk

Gambar letak dan beberapa brush yang digunakan

B. Menambahkan Brush
- Pertama download brush dari situs yang menyediakan
- Anda dapat search di Google "Download brush Photoshop"
- Simpan file brush yang telah anda download
- Buka photoshop, pilih Brush Tool
- Klik kotak yang saya beri garis kuning
- Pilih icon gerigi disebelah kanan atas kotak dialog
- Lalu pilih Load Brushed...
- Open file brush yang telah anda download ditempat anda menyimpan
- Dan brush dengan otomatis bertambah
- Atau anda klik pada brush yang sudah disediakan Photoshop pada kotak yang saya beri garis merah, klik kiri lalu pilih append (menambahkan).

Gambar cara menambahkan brush


2. GRADIENT
Gradient adalah warna gradasi yang ada pada photoshop, biasanya digunakan untuk membuat background dan memberi warna instant sebuah objek agar lebih menarik dengan beberapa warna sekaligus. Pada Photoshop sendiri sudah tersedia beberapa gradient yang bisa anda gunakan, namun anda dapat menambahkannya sendiri dengan mendownload lalu meloadnya ke kotak dialog gradient dan membuatnya sendiri.

A. Menggunakan Gradient
- Buka Photoshop, buat file baru atau buka gambar
- Pilih Gradient Tool
- Klik kotak yang saya beri garis kuning
- Pilih warna gradient yang anda inginkan
- Klik kiri tahan pada layer lalu geser kebagian yang lain
- Maka akan menjadi sebuah warna gradasi
- Untuk memberikan fariasi bentuk gradasi , klik pada icon-icon yang berada tempat disebelah kanan garis kuning. pilih salah satu lalu buat gradasi pada layer

Gambar letak gradient tool

B. Menambahkan Gradient
- Pertama download gradient dari situs yang menyediakan
- Anda dapat search di Google "Download gradient Photoshop"
- Simpan file gradient yang telah anda download
- Buka photoshop, pilih Gradient Tool
- Klik kotak yang saya beri garis kuning
- Pilih icon gerigi disebelah kanan atas kotak dialog
- Lalu pilih Load Gradients...
- Open file gradient yang telah anda download ditempat anda menyimpan
- Dan gradient dengan otomatis bertambah
- Atau anda klik pada gradient yang sudah disediakan Photoshop pada kotak yang saya beri garis merah, klik kiri lalu pilih append (menambahkan)

Gambar cara menambahkan gradient

C. Membuat Gradient
- Pilih Gradient Tool
- Klik kiripada kotak warna gradient, yang saya beri garis kuning pada gambar diatas. Bukan tanda arah tetapi tepat pada warnanya
- Maka akan keluar kotak dialog Gradient Editor

Gambar kotak dialog Gradient Editor

- Misalkan saya akan membuat gradien HITAM-KUNING-HITAM-KUNING dengan berbagai variasi
- Pertama biarkan gradien type "solid", smoothness 100%
- Lalu klik dua kali tanda arah bagian bawah garis warna (lingkaran merah) atau klik color untuk mengganti warna, pilih warna HITAM

Gambar cara mengganti warna gradient

- Kedua, klik pada bagian bawah garis warna untuk menambah tanda arah (Klik pada lingkaran merah yang saya buat). Setelah muncul klik dua kali tanda arah bagian bawah tersebut atau klik color untuk mengganti warna, pilih warna KUNING

Gambar memambah tanda arah warna

- Ketiga, Lakukan cara yang sama dengan langka kedua disebelah kanan warna kuning lalu pilih warna HITAM
- Keempat, lakukan seperti langkah-langka sebelumnya lalu pilih warna KUNING

Gambar gradient hitam-kuning-hitam-kuning

- Terakhir ganti nama dan pilih new, dengan otomatis gradient yang anda buat masuk dalam daftar koleksi gradient
- Sekarang anda dapat menggunakannya, selesai

Sekian dari saya, terimakasih telah berkunjung semoga artikel ini bermanfaat. Sempatkanlah berkomentar, terus belajar dan berkarya. Salam sukses!